Tahun 1934, di sebuah stadion bernama Prater stadium, kanselir Austria Engelbert Dolfuss, mengumumkan konstitusi baru menggantikan demokrasi dengan fasisme. Tahun 1939, di stadion yang sama, para serdadu Jeman mendirikan barak dan tempat penampungan sementara 1.000 orang tawanan yahudi sebelum dihabisi di Buchenwald, kamp konsentrasi Nazi. Dalam waktu tiga minggu, para tawanan diangkut dengan kereta menuju Buchenwald. 1.038 orang dibawa, 44 dibebaskan, dan hanya 26 orang selamat.
Stadion Prater yang kini telah berganti nama untuk mengenang pemain sekaligus pelatih legendaris Austria, Ernst-Happel akan kembali di sambangi Jerman. Namun kali ini dalam laga Final EURO 2008. Dan kali ini tidak 1.000 orang namun 50.000 orang akan, menjadi saksi langsung unjuk gigi tim Jerman menghadapi Spanyol.
Apakah Jerman akan kembali mengulangi aksi “pembantaian” nya? Kita tunggu dinihari nanti.







Someone has spoken