3 hari di Jakarta

14 09 2007

Kemarin (11-13 September 2007) Saya ditugaskan ke Jakarta oleh kantor namun membawa nama institusi. Rencananya untuk sosilaisasi penggunaan aplikasi manajemen demand suatu produk broadband internet perusahaan Telekomunikasi terbesar di Indonesia ke setiap datel, total delapan datel harus kami kunjungi, 5 di Jakarta dan lainnya adalah Bogor, Bekasi dan Tangerang. Selain saya, Miftah dan Icha, ada juga empat anak PKL yang menemani kami, 2 orang cw-2 orang co.

Waktu akan berangkat sudah disertai ke BT an yang luar biasa, karena selain saya udah ngebela-belain ngga dateng kuis mata kuliah yang dosennya ngga bakal nerima kuis susulan walau kiamat sekalipun, waktu keberangkatan molor hampir 2 jam dari jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya. Udah ngebela-belain bangun pagi juga padahal. Dan hebatnya salah satu anak PKL walau sudah telat 2 jam masih dengan santai minta izin sarapan bubur dulu. Padahal waktu sepakat berangkat jam sekian dia ada disitu❗ dan saat datang hanya menggunakan polo shirt dengan celana seadanya. Mbo ya hargai client sedikit napa, ato setidaknya hargai kami dengan berpakaian pantas (dan datang tepat waktu) dan hebatnya lagi dia ketua DKM,

duh, muka Islam mau ditaro dimana dek..

Singkat cerita, ngumpul walau telat, lalu berangkatlah kami ber delapan termasuk driver kami Mr.Udin. Kendaraan disediakan institusi. Setelah sampai di divre kami tidak buang waktu langsung meluncur ke datel Jaksel dan JakTim. Saya sendiri ke datel Jaksel. Di Jaksel, walau sudah di konfirmasi sebelumnya, setibanya disana tampak mereka kurang siap dengan kedatangan kami. Yang akhirnya waktu presentasi diundur menjadi setelah makan siang. Presentasi berjalan cukup lancar, walau ada argumen tentang aplikasi namun masih wajar. Sehabis presentasi kami kembali ke HQ (baca: divre) menggunakan Transjakarta di combo dengan kopaja. Yang menemani saya kebetulan 2 anak PKL yang cw, duh manjanya..ampun deh..

Di divre saya koordinasi dengan teman saya sekaligus bantu-bantu karena ada masalah dengan data untuk input aplikasinya. Sementara teman PKL yang saya bawa tadi? tertidur di mushalla. Setelah itu kami kembali ke wisma. Sempat ditilang oleh polisi sialan, karena melanggar rambu tidak boleh belok kanan sebelum jam 7 malam, sedang rambunya sendiri berada di kiri jalan yang lebarnya 6meter, malam hari dan mobil depan kami boleh karena ber plat CD (plat kedutaan)❗ sial❗ . Makan malam di wisma, menunya chineese food. Setelah makan, saya dan Icha membeli bekal, karena tidak hafal lokasi, kami belanja ke Hero Sarinah yang jaraknya lumayan. Saya sendiri hanya pakai kaus putih oblong yang saya gunakan untuk daleman. Tapi, cueklah.

Hari kedua, setelah koordinasi di divre, maka kami saya memutuskan untuk switch partner presentasi, karena sudah dibuat kesal oleh yang sebelumnya.
Jadilah Miftah yang harus ber partner dengan 2 cw itu. Untuk yang co sampai saat ini tidak terlalu annoying. Hari kedua presentasi dilakukan di datel Jakpus dan datel Jakut. Datel Jakpus ternyata letaknya tidak jauh dari wisama tempat kami menginap. Jadi rombongan Miftah bisa langsung Pulang ke Wisma, tidak perlu kami antar, mkan tuh cw dua Mifth hahaha…

Semetara kami presentasi di datel JakUt yang luar biasa jauh..presentasi diawali dengan mesin proyektor yang mendadak bego. Sementara pegawai disana memaki-maki pegawai sebelumnya yang dinilai tidak tertib menggunakan proyektor, kami melahap nagasari yang disuguhjan, lumayan. Setelah puas dimakai-maki, proyektor menyala dan presentasilah kami. Kami kembali ke divre dan membereskan data hasil dump yang ternyata formatnya ngaco dan harus dirapikan. *Bagi – bagi tugas*

Karena makanan di wisma sudah habis, terpaksa cari alternatif, makan diluar. Ada warung tenda tak jauh dari wisma. Sang duo pembawa masalah kembali beraksi. Saat kami sangat ingin makan malam, kami terpakasa menunggu mereka dari “jalan-jalan entah kemana” demi vice versa. Setelah mereka tiba coba tebak, mereka minta makanannnya dibungkus dan diantar ke kamar. Orang Gila❗

Strategi besoknya sudah kami saya siapkan, karena tersisa tiga datel maka kami saya pecah menjadi 3 tim. 2 anak PKL co ke datel Tangerang, Miftah dan salah satu anak PKL cw (the trouble maker) ke datel JakBar dan saya dengan anak PKL cw yang satunya (ga jauh beda, troble maker juga) ke datel Bekasi, sementara Icha harus stand by di divre dan karena Icha berencana pulang ke Bandung lebih awal. Malam ini tarawih, tak terasa, Ramadan datang silih berganti dengan begitu cepatnya. Alhamdulillah..Saat tarawih ketemu temen lama waktu sekelas dulu di kampus. Ipeh.

Sahur. melihat wisama hanya menyediakan roti sebagailauk sahur, dan itu sangat kami tolak. Kami mencari makan di daerah sabang yang katanya banyak tempat makan, namun nyatanya hanya sedikit yang masih buka. Kami memutuskan makan di resto padang disitu. Sahur termahal saya, 1/4 juta❗ ditambah kesalnya kami saat pelayan resto dengan suksesnya menerjemahkan Milo pesanan kami menjadi Jus Melon dan pesanan 3 Jus Alpukat dan 2 Jus Jambu diterjemahkan dengan sukses dan sempurna menjadi 2 Jus Alpukat dan 3 Jus Jambu. Buat pak pelayan, kalau baca ini, saya tahu kejar paket A yang murah lo pak.

Hari ke tiga. Pertama kami ke divre, nge-drop Icha sekalian konfirmasi ke datel mengenai kedatangan kami. Lalu ke datel Jakbar yang tidak terlalu jauh dari divre. Dan ke datel Tangerang yang sangat jauh dari mana-mana, dan tim yang di datel Tangerang nantinya harus pulang sendiri ke wisma, pitty for U guys, but U deserve it. Sementara saya ke datel Bekasi yang sangat sulit dicari, dan setelah ketemu betapa menyedihkan tempatnya. Letaknya di komplek ruko tanpa logo atau plang nama apapun. Boro-boro resepsionis cantikdengan rok mini, yang ada pak satpam item, kumis baplang, keringetan -yuck-, boro-boro lift, hanya ada tangga sempit, dan di kantornya banyak nyamuk (semoga nyamuk DBD nya puasa juga). Ternyata presentasi selesai lebih awal dari yang diperkirakan. Saya (bukan kami) memutuskan untuk melanjutkan presentasi ke datel Bogor. Maksudnya untuk menghemat waktu dan kami bisa langsung pulang. Jarak Bekasi Bogor yang lumayan tak terasa karena sudah ada tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) dengan tarifnya yang “fantastis”.

Sampai di Bogor, sempat dibuat pusing dengan penomeran alamat yang tidak berurutan. Akhirnya tiba juga di datel Bogor. Setelah presentasi dengan alotnya karena managernya cerewet banget dengan masukan yang tidak berbobot *sori nih boss* bahkan mengoperasikan proyektor saja tidak bisa. yay. presentasi di 8 datel akhirnya selesai, dan kami keluar Bogor sekitar jam 4. Menuju divre menjemput Icha yang ternyata memundurkan jadwal pulangnya dan Miftah dan pertnernya yang BT nungguin kami *rasain*. Di perjalanan lancar, hanya sedikit macet lampu merah di Kuningan.

Setelah packing dan checkput dari wisma, kami harus menunggu kedua trouble maker langganan, yang ternyata sedang mandi. Padahal sudah berkali-kali di beritahu, setelah shalat, langsung berangkat❗ . Ya sudah, apa mau dikata. Dan kami meluncur di kasar dan panasnya jalan tol Jakrta menuju kota kami yang dingin, Bandung. Berkhenti di km.57 karena belum makan malam. Makan malam dengan luarbiasa biadab di Solaria. Puas.. untung nggak makan di “ayam goreng sang kolonel” padahal tadinya mau disitu tuh..

Dari perjalanan ini bisa disimpulkan kalau institusi sangat dingin dan miskin perhatian terhadap duta nya yang membawa nama institusi, bahkan driver kami dikabari hanya akan sehari perjalanan. Adek-adek mahasiswa PKL yang ngga bisa memegang janji, tidak profesional, kurang menghargai, hanya berperan sebagai peng-ekor dan hanya memperbesar budget operasional kita dengan nol kontribusi. F**K Y*U.


Actions

Information

6 responses

19 09 2007
zymanq

auranya negatif nich, cabuuut

19 09 2007
Ali

very sorry to Matt Mullenweg, WordPressnya jadi tempat sampah gw,
yaa setidaknya aura negatifnya udah dilepas

20 09 2007
wening

sabarrr.. sabaaar.. ramadhan kok ngomel2 siiich Bang Ali?!

27 09 2007
ninoy

hueheheheheh sapa sih tuh kak yang 2 cewe itu penasaran….NIMnya berapa? biar aye cari deh…di gebuk aja sekalian -ngeloyor- btw kenal saya ga?😀

11 10 2007
Fauzan

mana mana orang nya …😀

…. kaborrrrrr

24 10 2007
galz

kekeke.. kocak bacanya.. lg emosi dmaklumi, hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: