Pilkada Bandung, sebuah pendapat anak teknik

12 08 2008

Kemarin (Minggu, 10/08/2008), Bandung mengadakan hajat demokrasi, pemilihan walikota bandung, menetukan siapa yang memimpin Bandung lima tahun kedepan. Saya sendiri, sebagai warganegara yang baik mengikutinya dengan sungguh-sungguh.

Bagaimana saya akan memilih salah satu dari mereka? saya kunjungi situs mereka (dasar geek).

Situs calon nomor 1, hingga saat ini masih up, cukup simple, namun kurang informatif. Saat melihat profil calon walikota, kita harus meng-klik 10 link untuk tahu siapa dan bagaimana Pak Dada Rosada. Dibuat menggunakan CMS Joomla.

Situs calon nomor 2, sangat disayangkan masih banyak broken link nya. seperti saat saya ingin melihat strategi dan program dan resume, saya dilarikan ke halaman index. Hmm kurang serius kah? padahal dari segi konten, Taufikurahman center (Taufikurahman media center kali ya) sudah bersusah payah membuat akun di beberapa situs jejaring sosial (multiply, wordpress, facebook, friendster, flickr, youtube), yang youtube, ternyata dilarikan ke index (lagi), yu mari. Ada yang terlewat, seharusnya punya akun di LinkedIn, jadi kita bisa tahu seberapa banyak relasi beliau, resume dan riwayat pekerjaannya, hihihihi.

Situs calon nomor 3. Satu-satunya dan pertama, calon independen maju untuk pilkada. Tidak seperti dua situs sebelumnya, untuk nama domain menggunakan nama keduanya, tidak hanya nama calon walikotanya saja, kesannya menenggelamkan tokoh cawalkot nya (karakter asinan). Desainnya simpel, dengan tipografi yang cukup jelas dibaca,tidak ada broken link (linknya tidak terlalu banyak). Kalau calon nomor 2 narsis, sibuk bercerita tentang dirinya, dan calon nomor satu tim media centernya lah yang narsis dan memproteksi alamat email dengan Javascript dengan alasan takut SPAM, calon nomor tiga blak-blakan menerima masukan dari siapa pun yang berkunjung ke websitenya. Ada yang tertarik “mencoba”❓ hehehe. Tampak sia-sia karena websitenya terlihat seperti static page (file ekstensi .htm/ html), namun patut dicoba😉 .

Seluruh situs menggunakan font Arial dengan resiko antara huruf  l (L kecil) dan I (i besar) akan terlihat sama, sama seperti blog saya ini😛 . Padahal untuk informasi politik seperti ini ada baiknya tidak menimbulkan salah baca atau penalaran ganda yang dapat ditanggulangi dengan memilih font yang tepat.

Hmm…Kesimpulan saya..

Ketiga calon terkesan terburu-buru dalam membangun websitenya. Tidak ada yang eksists jauh sebelum pilkada. Kalau tidak broken link, informasinya tidak lengkap. Hmm apakah mereka akan mengerti bagaimana memajukan teknologi Bandung❓

Anda memilih siapa❓ Saya sudah punya plihan. Tenang.. nggak golput kok, tapi rahasia ya….


Actions

Information

3 responses

12 08 2008
Adham Somantrie

ah, pak taufik memberi nilai D di kuliah *pengling*

dan sialnya, semua yg ngambil pun mayoritas D, yg mendingan dapet C. A dan B? hanya segelintir…

13 08 2008
asri

jd? pilihannya menang ga?
he he he™
sygnya sy nda pny KTP kota bandung😦

13 08 2008
Ali

@Adham: Jangan subjektif gitu dong hehehe, wah brarti pak Taufik kehilangan suara dari mahasiswa yang pernah “disakiti” ya? hmm… strategi politik baru lagi nih😛

@asri: rahasia doong, hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: