Happy Beltzdey, pcdmh

17 05 2009

Hari ini sebenarnya ulang tahun pertama nya Keyla, daughter of one of mi prometida office mate, tapi berhubung dua hari lagi ulang tahun “prospectivo cuñada de mi hermano” (pcdmh). Jadilah kami berangkat ke suatu tempat di pusat kota Bandung. Karena pcdmh ini agak rewel soal makanan, kami maksi dulu.

Sembari makan ngerencanain mau kemana abis maksi ini. Sepakat mau nonton Angel and Demon, kebetulan masih “anget-anget ta* ayam” (baru kemaren premierre). Setelah makan siang sambil ngomel2 soal buruknya pelayanan di resto siap saji, juga ngomentarin orang2 yg lewat😛 kami ke bioskop yang tinggal nyeberang doang naik ke lantai paling atas, dan kami sudah tiba di gedung bioskop. Suasana disana RAMAI. A&D ada di studio 4, lihat jadwal, next play  sekitar tujuh menit lagisurprise, tapi ajibb nya pas liat di kertas yang di print seadanya yang nunjukkin tempat duduk penonton baru 3 baris ompong-ompong yang keiisi big grin. Kok bisa yastraight face. Orang sebanyak ini gw kira mau pada nonton film karya besar novelis Dan Brown yang baru aja kemaren premierre. Setelah lihat film apa yang diputar di studio lainnyanerd owww….

Atas saran dari ceceoyank, sebaiknya milih di bangku atas, karena studionya tidak terlalu panjang. Dipilih lah baris kedua dari atas. Begitu selesai beli langsung disuruh masuk studio karena pintu studio susah sudah dibuka. Jangan harap Maria Oentoe dengan suara khas nya yang memanggil anda. Suara samar kurang jelas yang keluar dari speaker seadanya, script pemanggilannya gimana announcernya mau ngomong apa.not listening

https://i1.wp.com/www.cinemaconfidential.com/frontimages/2103-angels-demons-movie-poster.jpgDidalam bioskop, lampu baru padam setelah 10 menit pertunjukkan berjalanyawn. Suara nya jangan harap dolby, apalagi kualitas surround. Stereo pun sudah untung. Ada gangguan internal dari ceceoyank yang kadang ngebocorin cerita berhubung gw belum baca novelnya frustrated – aargh -.

Overall filmnya bagus. Memang, ngga se-fenomenal film pertama dari novel Dan Brown The Da Vinci Code yang menuai banyak reaksi. Film ini tidak terlalu mendulang reaksi lebay dari kaum rohaniawan agama tertentu.

Intinya bercerita tentang perlawanan kaum illuminati, yang pada akhirnya diketahui…(yaa nonton sendiri aja lah, jangan harap dapet resensinya disini, coz gw ngerasain gimana ngga enaknya dikasih resensi sebelum nontontongue)

Gambar : 7/ 10
Suara : 6/ 10
Jalan cerita : 7.5/ 10
Aktor : 7.5/ 10
Akting: 8/10
Temen nonton 10/ 10 love struck

Skor adalah skor subjektif dan sangat tergantung sikon (tanpa toleransi padangan dan jangkauan).

Baydewey. Happy Beltzday buat Alfi Waluya Alfaridzi. Semoga dimudahkan, diberi kekuatan dan ridho-Nya dalam mencapai segala cita-cita yang kamu inginkan.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: