Doa buat teman yang menikah/ mendapat kebahagiaan

13 10 2008

baarokallohulaka wabaroka ‘alaika wajama’a bainakumaa fiikhoir

Semoga Alloh memberi berkah kepadamu baik dalam kondisi senang dan susah dan mengumpulkan kalian berdua di dalam kebaikan

Advertisements




Marhabban ya Ramadhan..

25 08 2008

Buat seluruh pembaca setia (kayak ada aja)

Mari kita sama-sama ucapkan

Marhabban yaa Ramadhan

“Ya Allah ya Kudus, ya Malik,
mohon sampaikan umur kami ke bulan Ramadhan Mu,
bersihkan hati kami,
ampuni dosa kami,
sadarkan kami dengan kemuliaan Ramadhan
buat setiap detik waktu kami sibuk mengingatmu,
hingga tak ada ruang untuk nafsu kami

Ya Allah ya Rahman ya Rahim
berikanlah kami rasa nikmat beribadah kepada Mu,
rasa tentram saat menyebut nama Mu,
rasa sejuk ketika kami ingat hanya kepada Mu kami besandar

Ya Allah ya Jabbar, Ghaffar, ya Muttakabbir
Kuatkan tekad dan iman kami sesudah Ramadhan hingga Ramadhan berikutnya
Pertemukan kembali kami dengan Ramadhan berikutnya
Jauhkan syaitan dari diri kami, isteri-isteri kami, anak-anak kami
hapuskan seluruh penyakit hati kami, iri kami, ego kami, sombong kami
karena kami yakin Engkau maha melihat dan maha adil

Amin ya rabbal alamin…”





Rukun Nikah

29 07 2008

Rukun adalah bagian dari sesuatu, sedang sesuatu itu takkan ada tanpanya. Dengan demikian, rukun perkawinan adalah ijab dan kabul yang muncul dari keduanya berupa ungkapan kata (shighah). Karena dari shighah ini secara langsung akan menyebabkan timbulnya sisa rukun yang lain.

o Ijab: ucapan yang terlebih dahulu terucap dari mulut salah satu kedua belah pihak untuk menunjukkan keinginannya membangun ikatan.

o Qabul: apa yang kemudian terucap dari pihak lain yang menunjukkan kerelaan/ kesepakatan/ setuju atas apa yang tela siwajibkan oleh pihak pertama.

Dari shighah ijab dan qabul, kemudian timbul sisa rukun lainnya, yaitu

  • Adanya kedua mempelai (calon suami dan calon istri)
  • Wali
  • Saksi

Shighah akad bisa diwakilkan oleh dua orang yang telah disepakati oleh syariat, yaitu:

  • Kedua belah pihak adalah asli: suami dan istri
  • Kedua belah pihak adalah wali: wali suami dan wali istri
  • Kedua belah pihak adalah wakil: wakil suami dan wakil istri
  • Salah satu pihak asli dan pihak lain wali
  • Salah satu pihak asli dan pihak lain wakil
  • Salah satu pihak wali dan pihak lain wakil

Adapun syarat-syarat Nikah

Akad pernikahan memiliki syarat-syarat syar’i, yaitu

terdiri dari 4 syarat:

  1. Syarat-syarat akad
  2. Syarat-syarat sah nikah
  3. Syarat-syarat pelaksana akad (penghulu)
  4. Syarat-syarat luzum (keharusan)
  1. Syarat-syarat Akad
    1. Syarat-syarat shighah: lafal bermakna ganda, majelis ijab qabul harus bersatu, kesepakatan kabul dengan ijab, menggunakan ucapan ringkas tanpa menggantukan ijab dengan lafal yang menunjukkan masa depan.
    2. Syarat-syarat kedua orang yang berakad:
      • keduanya berakal dan mumayyiz
      • keduanya mendengar ijab dan kabul , serta memahami maksud dari ijab dan qabul adalah untuk membangun mahligai pernikahan, karena intinya kerelaan kedua belah pihak.
    3. Syarat-syarat kedua mempelai:
      • suami disyaratkan seorang muslim
      • istri disyaratkan bukan wanita yang haram untuk dinikahi, seperti; ibu, anak perempuan, saudara perempuan, bibi dari bapak dan dari ibunya.
      • disyaratkan menikahi wanita yang telah dipastikan kewanitaannya, bukan waria.
  2. Syarat-syarat Sah Nikah
    1. Calon istri tidak diharamkan menikah dengan calon suami
    2. Kesaksian atas pernikahan
      • keharusan adanya saksi
      • waktu kesaksian, yaitu kesaksian arus ada saat pembuatan akad
      • Hikmah adanya kesaksian

        Pernikahan mengandung arti penting dalam islam, karena dapat memberi kemaslahatan dunia dan akhirat. Dengan demikian ia harus diumumkan dan tidak disembunyikan. Dan cara untuk mengumumkannya adalah dengan menyaksikannya.

    3. Syarat-syarat saksi
      • berakal, baligh, dan merdeka
      • para saksi mendengar dan memahami ucapan kedua orang yang berakad
      • jumlah saksi, yatu dua orang laki-laki atau satu orang laki-laki dan dua orang perempuan. Q. S. Al-Baqoroh : 282
      • Islam
      • adil
    4. Lafal (Shighah) akad perkawinan bersifat kekal. Demi keabsahan akad nikah, shighah disyaratkan untuk selamanya (kekal) dan tidak bertempo (nikah mut’ah).
  3. Syarat-syarat Pelaksana Akad (Penghulu)
    Maksudnya ialah orang yang menjadi pemimpin dalam akad adalah orang yang berhak melakukannya.

    • Setiap suami istri berakal, baligh, dan merdeka
    • Setiap orang yang berakad harus memiliki sifat syar’I : asli, wakil, atau wali dari salah satu kedua mempelai.
  4. Syarat-syarat Luzum (Keharusan)
    • Orang yang mengawinkan orang yang tidak memiliki kemampuan adalah orang yang dikenal dapat memilihkan pasangan yang baik, seperti keluarga atau kerabat dekat.
    • Sang suami harus setara dengan istri
    • Mas kawin harus sebesar mas kawin yang sepatutnya atau semampunya.
    • Tidak ada penipuan mengenai kemampuan sang suami.
    • Calon suami harus bebas dari sifat-sifat buruk yang menyebabkan diperbolehkannya tuntutan perpisahan (perceraian).

FAQ pernikahan:

Q: Kenapa wali dalam perkawinan harus laki-laki dan bukan perempuan?

A: “ janganlah perempuan menikahkan perempuan-perempuan lain, dan jangan pula seorang perempuan menikahkan dirinya sendiri.” (H.R. Ibnu Majah dan Daruquthni)

Q : Apa yang dimaksud ‘telah dipastikan / disahkan kewanitaannya’? Apa yang dimaksud ‘mas kawin sepatutnya’?

A: Maksudnya ialah orang yang akan dijadikan istri adalah benar-benar seorang wanita, bukan waria. Cara mengetahui bahwa ia seorang wanita atau waria, yaitu dalam proses ta’aruf atau masa perkenalan, kita bisa melihat dari sikapnya, pergaulannya (dngan siapa ia bergaul), dari keluarganya, serta dari tetangga atau kerabat dekatnya. Sepatutnya disini mas kawin/ mahar yang diberikan dengan kesepakatan dan keridhaan kedua belah pihak. Definisi ‘sepatutnya’ biasanya lebih condong ke permpuan, laki-laki menyesuaikan dengan keadaan perempuan.Sedangkan ‘semampunya’ lebih condong ke laki-laki dalam menentukan mahar, tidak memberatkan pihak laki-laki karena sesuai kemampuan laki-laki.

Q: Dalam ijab qabul tidak disbutkan yang menikah itu sesams manusia, bagaimana kalau salah satu pihaknya jin atau syaithan?A: Kembali lagi ke tujuan menikah, kalau memang tidak tercapai maka tidak bisa. Menikah adalah ibadah dan kalau ibadah itu sbaiknya dicari yang di perintahkan, bukan dicari yang dilanggar. Karena sudah menjadi fitrah manusia untuk menyukai sesama manusia, bukan terhadap hal yang ghaib dan menentang syara’. Allah swt. telah menciptakan manusia berpasang-pasangan, yaitu manusia dengan manusia yang berlainan jenisnya (laki-laki dan perempuan).

Q : Kenapa rukunnya hanya ijab dan qabul? Bagaimana kalau menikah tetapi wali (ayah kandung) tidak diketahui keberadaannya?

A: Kami meringkas menjadi ijab qabul saja, karena dalam ijab qabul itu sendiri rukun lainnya sudah pasti termasuk dalam ijab qabul itu. Rukun lengkapnya yaitu: shighat (Ijab dan Qabul), kedua mempelai (calon suami dan calon istri), wali, dan saksi.Berusaha mencari ayah kandungnya dulu, karena yang diberi hak menikahkan anaknya terutama yang perawan adalah ayah kandung. Ayah mmiliki keistimewaan dari wali yang lain. Jika memang tidak ditemukan maka walinya adalah wali jauh, ika tidak ada wali jauh maka wali hakim.

Q: Bagaimana menikah dengan orang yang berbeda agama? Bagaimana hukumnya menikah dibawah tangan (nikah sirri)?

A: Tidak halal perkawinan wanita muslimah dengan laki-laki musyrik dan sebaliknya dan uga ahli kitab. Lihat Q.S. Al-mumtahanah: 10 dan Q.S. Al-Baqarah: 22. Menikah dibawah tangan sah hukumnya menurut agama, tetapi tidak tercatat di KUA. Hendaknya dalam pernikahan dipakai konsep halalan toyyiban. Menikah jenis ini memang baik dan sah menurut rukun dan syaratnya, tapi konsekuensi dari pernikahan ini agak lebih berisiko. Selain itu, tujuan adanya pencatatan di KUA agar kedua belah pihak bisa mempunyai hak yang sama di mata hokum dan tidak ada yang dirugikan. Selama tujuan dari pemerintah dalam mengadakan pencatatan sipil adalah baik, maka kita harus mematuhinya.

Q: Lebih baik mana ijab qabul secara terpisah atau digabung antara kedua calon mempelai?
A: Baiknya secara terpisah agar tidak terjadi kontak fisik sebelum menjadi muhrim. Akan tetapi, dilihat kondisinya, jika dalam kesehariannya calon mempelai biasa dengan khalwat ataupun tidak memakai syari’at Islam dalam membina hubungan sebelum menikah, maka penggunaan hijab tidak akan ada manfaatnya.

Q: Bagaimana jika walimatu ‘ursy dipisah antara ikhwan dengan akhwat?
A: Tergantung kesepakatan antara kedua belah pihak. Jika keduanya sepakat untuk dipisah atau digabung, pastinya mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Selain itu, lihatlah kondisi adat (kebiasaan) dan budaya yang biasa dipakai, karena masing-masing daerah maupun negara mempunyai adat dan budaya yang berbeda dalam hal ini.

Kompilasi Hukum Tentang Pernikahan di Indonesia

Dalam buku I Hukum Pernikahan, Pasal 19, 20, 21, 22 dan 23 berkenaan dengan wali nikah, disebutkan:

Pasal 19
Wali nikah dalam pernikahan merupakan rukun yang harus dipenuhi bagi calon mempelai wanita yang bertindak menikahkannya.

Pasal 20
(1) Yang bertindak sebagai wali nikah ialah seorang laki-laki yang memenuhi syarat hukum Islam yakni muslim, aqil, dan baligh.
(2) Wali nikah terdiri dari: a. wali nasab; b. wali hakim

Pasal 21
(1) Wali nasab terdiri dari empat kelompok dalam urutan kedudukan; kelompok yang satu didahulukan dari kelompok yang lain sesuai erat tidaknya susunan kekerabatan dengan calon mempelai.
Pertama: kelompok kerabat laki-laki garis lurus ke atas, yakni ayah, kakek dari pihak ayah dan seterusnya.
Kedua: kelompok kerabat saudara laki-laki kandung atau saudara laki-laki seayah, dan keturunan laki-laki mereka.
Ketiga: kelompok kerabat paman, yakni saudara laki-laki kandung ayah, saudara seayah, dan keturunan laki-laki mereka.
Keempat: kelompok saudara laki-laki kandung kakek, saudara laki-laki seayah kakek, dan keturunan laki-laki mereka.
(2) Apabila dalam satu kelompok wali nikah terdapat beberapa orang yang sama-sama berhak menjadi wali, maka yang paling berhak menjadi wali ialah yang lebih dekat derajat kekerabatannya dengan calon mempelai wanita.
(3) Apabila dalam satu kelompok sama derajat kekerabatannya, maka yang paling berhak menjadi wali nikah ialah kerabat kandung dari kerabat yang hanya seayah.
(4) Apabila dalam satu kelompok derajat kekerabatannya sama yakni sama-sama derajat kandung atau sama-sama derajat kerabat ayah, mereka sama-sama berhak menjadi wali nikah dengan mengutamakan yang lebih tua dan memenuhi syarat-syarat wali.

Pasal 22
Apabila wali nikah yang paling berhak urutannya tidak memenuhi syarat sebagai wali nikah atau oleh karena wali nikah itu menderita tunawicara, tunarungu, atau sudah uzur, maka hak menjadi wali bergeser kepada wali nikah yang lain menurut derajat berikutnya.

Pasal 23
(1) Wali hakim baru dapat bertindak sebagai wali nikah apabila wali nasab tidak ada atau tidak mungkin menghadirkannya atau tidak diketahui tempat tinggalnya atau gaib atau adhal atau enggan.
(2) Dalam hal wali adhal atau enggan, maka wali hakim baru bertindak sebagai wali nikah setelah ada putusan Pengadilan Agama tentang wali tersebut.

Syarat keempat: Persaksian atas akad nikah tersebut dengan dalil hadits Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhuma secara marfu’:
لاَ نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِيٍّ وَشَاهِدَيْ عَدْلٍ

“Tidak ada nikah kecuali dengan adanya wali dan dua saksi yang adil.” (HR. Al- Khamsah kecuali An-Nasa`i, dishahihkan Al-Imam Al-Albani rahimahullahu dalam Al- Irwa’ no. 1839, 1858, 1860 dan Shahihul Jami’ no. 7556, 7557)

Oleh karena itu, tidak sah pernikahan kecuali dengan adanya dua orang saksi yang adil.

Al-Imam At-Tirmidzi rahimahullahu mengatakan, “Pengamalan hal ini ada di kalangan ahlul ilmi, baik dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun orang- orang setelah mereka dari kalangan tabi’in dan yang lainnya. Mereka mengatakan bahwa tidak sah pernikahan tanpa adanya saksi-saksi. Tidak seorang pun di antara mereka yang menyelisihi hal ini, kecuali sekelompok ahlul ilmi dari kalangan mutaakhirin.” (Sunan At-Tirmidzi, 2/284)

Dalam Kompilasi Hukum Islam di Indonesia disebutkan pula aturan mengenai saksi dalam pernikahan. Keseluruhan materinya terambil dari kitab fiqih menurut jumhur ulama, terutama fiqh Syafi’iyah, sebagai berikut:

Pasal 24
1. Saksi dalam pernikahan merupakan rukun pelaksanaan akad nikah.
2. Setiap pernikahan harus dipersaksikan oleh dua orang saksi.

Pasal 25
Yang dapat ditunjuk menjadi saksi dalam akad nikah ialah seorang laki-laki muslim, adil, akil baligh, tidak terganggu ingatan, dan tidak tuna rungu atau tuli.

Pasal 26
Saksi harus hadir dan menyaksikan secara langsung akad nikah serta menandatangani Akta Nikah pada waktu dan di tempat akad nikah dilangsungkan.





Allah the Great, the Merciful

28 07 2008

budak kecik hafal Quran. Walau usianya masih sangat muda, namun sudah menjadi hafidzah Quran. Sungguh, Allah memberikannya hidayah kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya

Corvine bird Calls upon Allah name 7 timez. Burung Gagak/ Corvidae/ Corvus biasanya bersuara menyerupai namanya, namun burung gagak ini atas kekuasaan dan izin Allah. Mampu berdzikir, melafadzkan Allah dengan jelas dan lantang. Seolah menantang makhluk sempurna manusia untuk melafadzkannya lebih keras lagi.

budak 5 tahun lahir dari bukan islam tahu mengenai islam. Walaupun dia bukan lulusan sekolah manapun dalam umur 1 tahun dia telah pandai membaca quran dan dia bisa berbicara dalam 3 bahasa yaitu perancis arabi dan swahili tanpa pergi belajar….

dan ayat pertama yang diucapkan adalah ” kalau kamu beriman kamu akan diterima oleh Allah” yang diudcapkan dalam bahasa arab padahal dia bukan lah org arab.

dan dia juga berkata bahwa dia hafiz quran dan akan menghafal semua maksud quran pada masa itu umurnya baru 1 tahun setengah dan dia juga sudah sembahyang 5 waktu pada waktu itu..

Anak ini dilahirkan dalam keluarga kristiani dan sejak muncul keajaiban pada anak ini… ibu bapaknya masuk agama islam… begitu hebatnya kuasa Allah. tak terjangkau oleh akal….

dan org islam yang telah melihat kejadian ini telah beriman dengan Allah dengan sebenar benarnya dan org kafir yang telah melihat kejadian ini telah memasuki agama islam..

dan sekarang dia telah bergelar Sheikh Sharifuddin dan skrg dia telah berumur 5 tahun dan sudah tahu semua isi Quran.

ingatlah tiada yang mustahil bagi Allah.

The five-years-old speaks in five languages – English, French, Italian, Swahili and Arabic – even though he is completely uneducated.

At one year old he was able to recite the Quran and went on to be able to preach in Arabic, Swahili and French without any learning.
The boy’s first words – “You people repent and you will be accepted by God” were in Arabic.

He was also reported to be Hafiz Al Quran (memorized whole Quran) at the age of one and a half years and was also praying 5 times a day at that age.

This boy was born into a christian family and they later became muslim…

A very large crowd gather in Nigeria as a young child at the age of 5 can speak FLUENT Arabic. At only the age of 5 with no teaching this is a miracle.He can read the Quran also and delivers a message about Islam.

This is a true miracle of Islam , Sheikh Sharifuddin was born in a Christian family but was a quran-hafiz (knew the full Qur’an) at the age of 1 1/2 years of age and was praying 5 times a day. Amazingly Sheikh sharifuddin speak in many languages, and with his speech has brought many many people to accept Islam MUST WATCH THIS VIDEO – ANOTHER MIRACLE OF ISLAM SUBHAN-ALLAH

Visit, “Child Imam Miracle Child”, my other miracle video. Video taken from azgarkhan. More Tags and Info.

He was born in a Non-Muslim family, started to read Namaaz(Muslim Prayer) by his own. Miracle in a Non-Muslim family. The Kid suddenly turned to Islam without anyone’s aid. He knew a lot without learning True Miracle.

Note: Islam doesn’t need miracles to prove itself; it is for YOU to see the signs and feel the truth. The biggest miracle is the holy Qur’an itself.

artikel lainnya dengan subjek yang sama

Imam Like Child – Miracle And Blessed Child – A Must See. This kids both parents were christian and his native language is not arabic, he is only 4. He claims the words he is saying were tought to him in his dreams by a man dressed in white under a tree shade. When he is not preaching if u talk to him in arabic he doesn’t respond…by the way his parents and hundreds converted seeing him… Elhamdulilah. A blessed child showing men among men who Allah is. Allah bless him. We all wish we were like him. Muslims come in peace. May Allah take us all to Jannat. Ameen. Comments are more than WELCOME.

A video which will amaze you.Visit the websites below for proof of ALLAH.

Iranian Child – Remembrance of Fatimat Al-Zahraa. Ceramah seorang anak kecil dari Iran, Muhammed Husain Rangbast, tentang insiden penyerangan terhadap Fatimat Al-Zahraa r. a. Putri dari Rasulullah Muhammad s.a.w, semoga kedamaian dan keberkahan selalu dilimpahkan kepada beliau dan keluarganya.

A young Iranian Child, Muhammed Husain Rangbast, reciting the incident regarding the attack on Fatimat Al-Zahraa, the Daughter of Prophet Muhammad, peace and blessing upon him and his family.

Miracles of Allah SWT. Miracles of Allah, termasuk burubg kakatua yang melafadzkan Quran, singa yang mengaum nama Allah, dan kumpulan gambar dan keajaiban lainnya. Lagu nasyid nya berjudul Ya Tayba dan dapat diunduh dari p2p sharing software.

Miracles of Allah, it includes Parrot reciting Qur’an and Lion roaring Allah, also pictures of Miracles. I hope you enjoy it. The song/nasheed some brothers and sisters asked me is called Ya Tayba and you can get this from any p2p sharing software. SALAM





My future baby girl??

23 07 2008

I found a new site, it generate baby face from our and our partner photo.

All you have todo is signing up, activate your acount via e-mail, login and start making babies 😛

If you ended as a throwing target because your mates don’t wanna share her/ his photo, dont be worry, theres lot of actress and actors photos ready to use and make babies with u 😛

And one more thing. This site dosnt consider if u were GAY or STRAIGHT. U still can make baies with Bruce Willis, Jhonny Depp, Angelina Joie, and many moore.

I submitted photo of me and ala. And this is the result

She had my big jawbone, her’s big eyes and her’s BIG SMILE 😀 .

Nice algorithm ❗

But still, Innalillah wa innaillaihi raji’uun.Evething made by Allah, and wil be taken by Allah.





Kenapa kita tidak boleh berbohong?

1 05 2008

Free Image Hosting at www.ImageShack.us Berbohong (lie), adalah suatu sikap yang memalsukan, baik keadaan atau informasi dengan harapan yang mendengar kebohongan untuk percaya dan yang berbohong biasanya diuntungkan. Kadang kita jumpai juga kebohongan yang sama sekali tidak menguntungkan siapa-siapa. Lalu kenapa berbohong?

Banyak alasan yang di cari seseorang saat dia melakukan kebohongan. Namun sebagian besar adalah untuk menutupi fakta atau mengarahkan pemikiran orang (sebenarnya ini lebih pantas disebut dengan istilah menghasut), selain itu alasan lainnya adalah karena kepepet (waktu, keadaan, uang, dan sebagainya).

Berbohong, bisa jadi baik, namun sebagian besar penggunaannya untuk hal yang kurang baik. Menurut muslimabipraya, anak kecil memiliki kencederungan berbohong dengan alasan-alasan tertentu.

Tetapi kadang alasan milik orang dewasa lebih tidak masuk akal dibanding alasan-alasan anak kecil. Membohongi polisi agar dapat SIM, membohongi apoteker/ dokter agar mendapatkan obat dengan harga murah, berbohong agar dagangannya laku, berbohong kalau dirinya adalah orang baik untuk menipu, berbohong bahwa dirinya adalah tentara ( wtf ❗ ) dan sebagainya.

Kenapa kita tidak boleh berbohong?

Anak kesalahan sebagai turunan dari dari berbohong sangat banyak. Penipuan, pemalsuan, penggelapan, korupsi, markup, konspirasi. Jika yang dibohongi tidak suka bahkan bisa berujung pada, pembalasan, penganiayaan, pengancaman hingga pembunuhan. Kenapa? karena jika seseorang dibohongi, umumnya merasa kesal, jengkel hingga marah.

Banyak cerita yang menggambarkan kerugian jika berbohong, yang paling dikenal adalah dongeng pinokio dan dongeng gembala kambing dan serigala. Alasan utama kenapa kita sebisa mungkin untuk tidak berbohong adalah

“Karena berbohong adalah kesalahan awal dengan tiada akhirnya”

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Begini, katakanlah kita berbohong tentang suatu hal dengan menggunakan alasan-alasan tertentu, menggunakan fakta-fakta palsu. Disaat yang sama kita harus berbohong lagi untuk mendukung kebohongan kita, dan kebohongan baru yang baru dibuat juga harus didukung oleh kebohongan lagi, daaaaan begitu seterusnya. Anda akan selalu menutupi kebohongan dengan kebohongan. Dan hidung pinokio pun semakin panjang.

Jika anda ketahuan berbohong, anda akan merasa malu karena ucapan anda tidak sejalan dengan kenyataan dan kemampuan anda sebenarnya. Anda akan kehilangan kepercayaan, yang akan sangat sulit, bahkan jauh lebih sulit mengembalikan kepercayaan orang yang telah dibohongi ketimbang anda memupuk kepercayaan relasi yang baru saja anda kenal, karena mereka akan lebih menjaga jarak, waspada dan penuh curiga terhadap anda.

Kapan kita boleh berbohong?

Diriwayatkan dari Ummu Kultsum, bahwa ia berkata: “Saya tidak pernah mendengar Rasulullah Saw memberi kelonggaran berdusta kecuali dalam 3 hal: [1] Orang yang berbicara dengan maksud hendak mendamaikan, [2] orang yang berbicara bohong dalam peperangan dan [3] suami yang berbicara dengan istrinya serta istri yang berbicara dengan suaminya (mengharapkan kebaikan dan keselamatan atau keharmonisan rumah tangga)”. (HR. Muslim)

“Barangsiapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman , kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman , akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar” (QS: Al-Nahl 16:106)

Apakah boleh berbohong untuk kebaikan? Kebaikan apa? kebaikan siapa? apa resikonya jika tidak berbohong dibandingkan dengan berbohong? Melihat hadis diatas, cukup jelas batasan boleh berbohong dalam hal apa saja.

Dan itupun dalam keadaaan tertentu saja, tidak setiap saat dalam perang kita harus berbohong, dan tentu saja tidak setiap saat suami istri berbicara adalah dusta. Keadaan yang dimaksud adalah jika tidak ada jalain lain untuk hasil yang baik untuk kedua pihak selain berdusta maka keadaan tersebut membolehkan untuk berbohong, keadaan ini juga populer disebut sebagai white lie,

Bagaimana menghindari berbohong?

Menghindari situasi yang memaksa anda untuk berbohong lebih mudah daripada memperbaiki kesalahan yang akan anda buat dengan berbohong.

Jangan malu untuk menyatakan anda tidak mampu melakukan/ memenuhi sesuatu, ketimbang anda memberi pengharapan besar kepada lawan bicara tetapi sebenarnya anda berbohong dan tidak yakin akan apa yang anda katakan.

Apakah dengan jujur segala sesuatunya akan menjadi lebih buruk? saya kira tidak. Di awalnya mungkin iya, tetapi rasa melepaskan beban dari pikiran dan hati anda tidak ternilai rasanya, dan nikmatnya, yakinlah anda akan jauh lebih tenang jika anda jujur.

Arahkan pembicaraan dengan menampilkan fakta-fakta yang benar sehingga terhindar dari topik dimana anda harus berbohong.

Biasakan berkata jujur. Anda akan menjadi orang yang dipercaya, dan kepercayaan akan membawa relasi, relasi insya ﷲ membawa rejeki. Gelar pertama Rasulullah bukan Sarjana Teknik, tapi Al-Amin, orang yang bisa dipercaya. Bukankah tujuan hidup kita di dunia hanyalah mencontoh tindakan Uswatun hasanah kita, Rasulullah s. a. w.

It is hard to believe that a man is telling the truth when you know that you would lie if you were in his place. ~Henry Louis Mencken, A Little Book in C Major, 1916

If you tell the truth you don’t have to remember anything. ~Mark Twain

Honesty is the first chapter of the book of wisdom. ~Thomas Jefferson





Kenapa saya tidak boleh mencuri??

27 04 2008

Mencuri yang akan saya bahas adalah, mencuri harta yang bukan milik kita ❗ dan sebatas harta jadi untuk mencuri kesempatan, pandangan, pemikiran, waktu itu tidak diulas disini.

Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ( QS Al Maa-idah 5:38 )

Selain diancam dengan hukuman dunia, mencuri juga menimbulkan efek psikologi yang sangat hebat bagi si pencurinya.

Pertama, hidupnya tidak akan tenang. Ketakutan akan selalu menguntit di setiap langkah. Saat mendengar  berita ada pencuri yang tertangkap tangan, di amuk massa, dibakar, di arak warga, bahkan hingga tewas, ketakutannya akan muncul. Ketakutan karena hukuman pemerintah. Baik potong tangan atau cambuk seperti yang diterapkan di NAD atau hukuman penjara satu-dua hari hingga tahunan akan menjadikannya paranoid terhadap aparat hukum dan peraturan. Belum lagi kemarahan/ kekesalan do’a ang kurang baik akan mengalir dari pihak yang anda curi, keluarga dan kerabatnya. Doa orang yang teraniaya itu didengar langsung oleh ﷲ.

Kedua, Hartanya akan tercemar. Harta hasil mencuri tidak akan berkah. Dimakan tidak mengenyangkan, di jual tidak akan menuguntungkan, dipakai tidak akan nyaman, disimpan tidak akan tenang. Apalgi jika dimakan, lalu makanan itu dibagikan ke keluarga, bukan kenyang dan nikmat yang akan akan dirasakan. Tetapi penyakit, perilaku buruk dari keluarga, isu, fitnah yang tidak pernah ditemui justru akan ramai berdatangan. Seolah-olah makanan itu menjadikan “magnet kesialan” bagi yag memakannya. Jangan harap mendapat pahala ketika shalat dengan sarung curian. Naudzubillah.

Ketiga, Seolah-olah, dengan mencuri, harta bertambah. Sebenarnya yang terjadi adalah kebalikannya. Kaitannya dengan poin kedua, harta akan menjadi racun bagi harta yang lain, terlebih lagi untuk jiwa raga. Harta-harta lain yang dimiliki akan “tertular” ketidak berkahannya. Dan cepat atau lambat, alih-alih menjadi kaya, namun justru semakin sulit menyimpan dan mencari harta.

Bagaimana dengan mencuri waktu, dan pemikiran ❓ mencuri waktu, harus dilihat dalam konteks apa terlebih dahulu. Jika anda mencuri waktu ditengah kesibukan anda untuk membaca buku, mungkin sah-sah saja tergantung urgensi pekerjaan anda, jika anda seorang dokter dan di tengah-tengah operasi, hal ini pun bisa sangat salah 😀 . Mencuri pemikiran (ide), ini salah ❗ jika anda tahu ide ini sudah anda sudah ada sebelumnya, anda tahu siapa yang pemilik awal ide ini, dan anda eksekusi ide ini tanpa sepengetahuan, dan dukungan pemilik ide yang sebenarnya. Namun jika anda memikirkan tetnang sesuatu dan melakukannya dan di belahan dunia lain ternyata ada yang mempunyai ide serupa sama, bahkan identik, dan mungkin lebih dulu dari anda, saya rasa ini-sah-sah saja. Bisa jadi anda menangkap broadcast ide dari orang itu. Hal ini sangat mungkin dengan pemahaman telepati. Jika pencurian ang anda lakukan adalah salah, maka ketiga hal diatas tetap berlaku.

Bertaubat, kembalikan harta hasil mencuri, dan meminta maaf kepada pihak yang telah dirugikan. Urusan bagaimana mereka akan memperlakukan, harus siap, karena itu koseskuensi yang telah dipilih sendiri. Allah akan mengampuni setiap taubat yang benar.

Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( QS Al Mumtahanah 60:12 )